Motherhood, Uncategorized

Makna Kemerdekaan RI untuk Millennials Mom

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Dimana pada hari itu Indonesia berdaulat dan merdeka. Sebenarnya apa arti merdeka itu sendiri? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti merdeka adalah sebagai berikut:
mer·de·ka /merdéka/ a 1 bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –; 2 tidak terkena atau lepas dari tuntutan: — dari tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan –; boleh berbuat dengan –;

background-for-indonesia-independence-day_1057-2011

Merdeka memiliki arti bebas dari penjajahan dan tidak bergantung kepada pihak lainnya. Kemerdekaan Indonesia bukanlah pemberian dari kaum penjajah, akan tetapi merupakan hasil perjuangan seluruh pahlawan bangsa yang dengan semangat juang tinggi dan sikap rela berkorban akhirnya Indonesia bisa merdeka dan saat ini kita tidak perlu lagi bertaruh nyawa. Masih teringat cerita-cerita heroik dari para pahlawan di berbagai pelosok tanah air yang mengupayakan kemerdekaan Indonesia dengan segala yang mereka punya. Salah satu yang sangat membekas dalam ingatan adalah penggalan pidato Bung Tomo saat dipaksa menyerah oleh tentara Inggris:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah,
Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih,
Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga.
Dan untuk kita saudara-saudara,
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

indonesia-flag-wrinkled-on-dark-background-3d-render_1379-584

Ya, bagi para pejuang pilihannya hanya ada 2: MERDEKA ATAU MATI. Mereka sudah bosan hidup dalam belenggu kemiskinan dan penjajahan oleh negara lain selama ratusan tahun. Selain itu mereka punya cita-cita, harapan dan keyakinan bahwa cepat atau lambat negeri ini akan merdeka. Oleh karena itu kita harus selalu ingat bahwa dalam setiap tetes peluh, keringat, airmata dan darah yang tumpah dari para pahlawan itu ada cita-cita yang luhur dan ada cinta yang tulus bagi anak keturunannya, agar kita bisa hidup damai, sejahtera dan merdeka di atas kaki sendiri. Walaupun penjajah sudah pergi dari negeri tercinta namun kita sebagai generasi muda juga menghadapi penjajahan dalam bentuk lain yang harus kita perangi. Apa saja sih bentuk penjajahan masa kini?
Penjajah Jaman Now:
1. Kebodohan
2. Anti Toleransi
3. Mental Tempe alias Mudah Menyerah
4. Keserakahan/Ketamakan
5. Tidak Jujur
6. Egois

Dengan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, diharapkan semangat kita akan ter-charge kembali untuk memaknai dan menghayati nilai-nilai luhur para pahlawan bangsa. Setidaknya ada 6 hal contoh sikap para pahlawan yang perlu kita miliki dan menjadi perhatian bersama, yaitu:
1. Memiliki Cita-Cita dan Keyakinan Kuat
2. Pantang Menyerah
3. Keberanian
4. Gotong Royong
5. Mau Berkorban
6. Mau Bersatu

masyarakat-indonesia-in-cartoon-style_23-2147690158

Dengan mengingat kembali sikap para pahlawan maka kita sebagai generasi millennials tetap bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan berbagai tindakan nyata. Bukan berperang dengan bambu runcing ya, sudah lewat jamannya. Hehe. So, apa saja yang bisa kita lakukan sebagai generasi millennials dalam memaknai kemerdekaan? Makna Kemerdekaan Bagi Generasi Millennials adalah sebagai berikut:
1. Bangga Menggunakan Produk Dalam Negeri
Salah satu bentuk kecintaan kita pada Indonesia adalah dengan bangga menggunakan produk-produk dalam negeri. Dengan begitu kita turut serta memajukan perekonomian anak bangsa.
2. Mempelajari Warisan Budaya
Suatu kebudayaan tentunya akan hilang apabila tidak dilestarikan. Wujud cinta kita pada Indonesia dapat dilakukan dengan mempelajari warisan budaya dan melestarikannya. Warisan budaya ini bisa dalam bentuk kesenian maupun tradisi lokal misalnya adat istiadat dan pengobatan tradisional. Hal yang mudah diterapkan salah satunya yaitu menggunakan adat istiadat dan budaya dalam acara pernikahan.
FB_IMG_1534496254981
3. Menimba Ilmu Setinggi-tingginya dan Menebar Manfaat Bagi Orang Lain dan Lingkungan Sekitar
Sebagai generasi muda yang memiliki ilmu tinggi serta keahlian dan keterampilan di bidang-bidang tertentu, alangkah baiknya jika kita ikut menyelesaikan persoalan bangsa. Kita juga bisa turut serta dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat. Siapa lagi kalau bukan kita?
PicsArt_08-17-05.42.57
PicsArt_08-17-05.43.47
4. Bebas Berekspresi Dengan Penuh Tanggung Jawab
Sebagai generasi muda kita berhak kok untuk bebas berekspresi, tetapi tetap harus memperhatikan dan mematuhi nilai-nilai dan norma-norma kesusilaan, hukum negara, dan adat istiadat yang berlaku. Jangan sampai kebebasan kita kebablasan dan menabrak koridor-koridor tersebut sehingga akan menyebabkan kekacauan. Dalam kebebasan mengeluarkan pendapatpun tetap harus memperhatikan kepentingan umum dan menghindari pertikaian ya!
5. Menjadi Perempuan Pembelajar Pencetak Generasi Yang Lebih Baik
Nah, buat millennials mom kita wajib banget nih jadi seorang perempuan pembelajar karena ditangan kitalah generasi penerus bangsa akan dicetak. Apabila kita selalu meng-upgrade diri menjadi lebih baik, maka sangat mungkin anak-anak kita akan menjadi versi yang lebih baik dari orangtua-nya. So, don’t be tired of learning new things, ya mom!

#updateMBC
#TOBPAgustus
#mombloggercommunity

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.